Cinta, berbagi, dan memiliki
Berkali-kali aku melihat sinetron dengan latar seorang pembantu dengan majikan, pembantu dengan sopirnya, pembantu dengan apalah yang pasti kebanyakan happy ending. Selalu begitu, berakhirnya sebuah drama yang membuat penontonnya membayangkan andai itu aku.
Iwik,,,meretas cinta pertamanya dengan seorang tukang ojek, ironis. Bahkan kisah Iwik menjadi sebuah kisah yang mengenaskan, untukku. Iwik memang kurang dari segi pendidikan, dia pun sangat jarang bersosialisasi. Iwik begitu pendiam, dia punya dunianya sendiri, dan Iwik pun mungkin bingung disaat dia masuk kesebuah dunia luar yang begitu luas.
Dia masuk tanpa pengawalan, baik moril mau pun spiritualnya. Iwik melenggang bebas merasakan sentuhan-sentuhan dunia luar dengan tanpa beban, dan Iwik tak pernah menyaring mana yang tepat, dan tidak tepat. Iwik berjalan diatas bara yang tidak dia sadari.
Iwik mereguk manisnya cinta dengan sepenuh hatinya, apa yang ada dipikirannya mungkin berbeda dengan apa yang orang-orang pikirkan. Mereka hanya menyalahkan, sedang Iwik hanya melakukan apa yang dia rasakan.
Bagaimana perasaan Iwik ketika harus dipulangkan, bagaimana seorang Iwik tegar ketika dia tahu cinta itu bukan hanya untuknya, dan bagaimana perasaan Iwik menggambarkan cinta yang dimilikinya, hanya dia yang merasakannya. Kita adalah penoton yang senang bisa ikut merayakan, jika sedih mungkin hanya bisa berkata, "Salah dia sendiri."
Iwik mungkin merasa terlindungi berada disamping orang yang lebih tepat menjadi ayahnya. Iwik menemukan sosok ayah disana, Iwik merasa bisa berbagi, saling menyayangi, dan ada yang mau mengerti dengan dirinya. Tapi Iwik tidak mengerti bahwa ada yang salah dengan semua itu. Selain cinta tidak ada yang bisa dia ungkapkan. Disini norma-norma mungkin sedikit ditepiskan.
Iwik salah satu orang yang baik, dia menghargai cinta yang dia miliki. Bahkan diusianya yang sangat muda dia rela menjadi orang tua tunggal untuk anak perempuan satu-satunya. Pria yang ada dihatinya? Hah...dimana-mana seorang pria sama saja, satu dibanding seribu. Dia punya dermaga untuk berlabuh disetiap harinya jadi mana mungkin dia berlabuh di dermaga yang jauh dari jangkauan.
Tidak ada yang salah, cinta, berbagi, dan memiliki. Ada pelajaran dari cinta seorang Iwik, cinta sederhana yang penuh dengan gairah untuk tetap memilikinya meski harus berbagi dengan orang lain.
Iwik,,,meretas cinta pertamanya dengan seorang tukang ojek, ironis. Bahkan kisah Iwik menjadi sebuah kisah yang mengenaskan, untukku. Iwik memang kurang dari segi pendidikan, dia pun sangat jarang bersosialisasi. Iwik begitu pendiam, dia punya dunianya sendiri, dan Iwik pun mungkin bingung disaat dia masuk kesebuah dunia luar yang begitu luas.
Dia masuk tanpa pengawalan, baik moril mau pun spiritualnya. Iwik melenggang bebas merasakan sentuhan-sentuhan dunia luar dengan tanpa beban, dan Iwik tak pernah menyaring mana yang tepat, dan tidak tepat. Iwik berjalan diatas bara yang tidak dia sadari.
Iwik mereguk manisnya cinta dengan sepenuh hatinya, apa yang ada dipikirannya mungkin berbeda dengan apa yang orang-orang pikirkan. Mereka hanya menyalahkan, sedang Iwik hanya melakukan apa yang dia rasakan.
Bagaimana perasaan Iwik ketika harus dipulangkan, bagaimana seorang Iwik tegar ketika dia tahu cinta itu bukan hanya untuknya, dan bagaimana perasaan Iwik menggambarkan cinta yang dimilikinya, hanya dia yang merasakannya. Kita adalah penoton yang senang bisa ikut merayakan, jika sedih mungkin hanya bisa berkata, "Salah dia sendiri."
Iwik mungkin merasa terlindungi berada disamping orang yang lebih tepat menjadi ayahnya. Iwik menemukan sosok ayah disana, Iwik merasa bisa berbagi, saling menyayangi, dan ada yang mau mengerti dengan dirinya. Tapi Iwik tidak mengerti bahwa ada yang salah dengan semua itu. Selain cinta tidak ada yang bisa dia ungkapkan. Disini norma-norma mungkin sedikit ditepiskan.
Iwik salah satu orang yang baik, dia menghargai cinta yang dia miliki. Bahkan diusianya yang sangat muda dia rela menjadi orang tua tunggal untuk anak perempuan satu-satunya. Pria yang ada dihatinya? Hah...dimana-mana seorang pria sama saja, satu dibanding seribu. Dia punya dermaga untuk berlabuh disetiap harinya jadi mana mungkin dia berlabuh di dermaga yang jauh dari jangkauan.
Tidak ada yang salah, cinta, berbagi, dan memiliki. Ada pelajaran dari cinta seorang Iwik, cinta sederhana yang penuh dengan gairah untuk tetap memilikinya meski harus berbagi dengan orang lain.
Komentar
Posting Komentar