Cinta, berbagi, dan memiliki
Berkali-kali aku melihat sinetron dengan latar seorang pembantu dengan majikan, pembantu dengan sopirnya, pembantu dengan apalah yang pasti kebanyakan happy ending. Selalu begitu, berakhirnya sebuah drama yang membuat penontonnya membayangkan andai itu aku. Iwik,,,meretas cinta pertamanya dengan seorang tukang ojek, ironis. Bahkan kisah Iwik menjadi sebuah kisah yang mengenaskan, untukku. Iwik memang kurang dari segi pendidikan, dia pun sangat jarang bersosialisasi. Iwik begitu pendiam, dia punya dunianya sendiri, dan Iwik pun mungkin bingung disaat dia masuk kesebuah dunia luar yang begitu luas. Dia masuk tanpa pengawalan, baik moril mau pun spiritualnya. Iwik melenggang bebas merasakan sentuhan-sentuhan dunia luar dengan tanpa beban, dan Iwik tak pernah menyaring mana yang tepat, dan tidak tepat. Iwik berjalan diatas bara yang tidak dia sadari. Iwik mereguk manisnya cinta dengan sepenuh hatinya, apa yang ada dipikirannya mungkin berbeda dengan apa yang orang-orang pikirkan...