FC ala Rozie di dua bulan pertama


Yeee....hampir dua bulan ber-food combining, meski nggal stabil tapi cukup sebagai pemula. Sebagai pemula aku selalu berusaha makan sesuai Juklak. Dimulai dari ber-jeniperan sampai sarbu ditiap paginya. Sesekali aku masih makan roti dipagi hari namun tetap sesuai dengan muatan lambungku. Aku bahkan tak pernah makan sampai kenyang, aku selalu berusaha untuk makan sesuai jatah lambungku daripada menuruti mataku. Terkadang lapar mata lebih menyeramkan dari lapar yang sesungguhnya.Siang dan Malam hari aku makan seperti biasanya, tapi tetap tak akan kupertemukan antara pati dan protein hewani, meski mereka sudah janjian dan rindu ingin bertemu tetap tak akan kupertemukan keduanya. Kecuali sudah benar-benar aku berada ditempat yang terpencil hingga hanya ada mereka berdua, dengan terpaksa aku menyatukan mereka.

Jujur...menginjak minggu kedua iseng aku kedokter dengan harapan konsultasi mengenai pola makan dan rasa sakit ditanganku...eh, bukan konsultasi aku hanya diberi obat dan yang pasti obat seharga 40ribu itu tak kuminum. Aku hanya berusaha untuk terus makan dengan pola makan yang sehat, hasilnya tak ada lagi keju kemeng dipagi hari.Beberapa hari yang lalu aku sakit, dimulai dari meriang dimalam hari. Jujur, aku tak tahu sakit apa yang kurasakan hanya meriang dan mual. Alhasil oleh dokter aku diberi obat, ada obat pusing, anti mual dan obat mag. Memang obat itu kuhabiskan namun setelah itu kembali aku ber-fc.Banyak yang mengira aku sakit karena jarang makan nasi, karena aku hanya makan sayur mentah, atau aku yang pilih-pilih makanan. Memang secara kasat mata semua itu adalah benar, tapi salah. FC tidak membuat tubuh kita menjadi sakit tapi sebaliknya, tubuh kita akan segar dipagi harinya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

nekat nulis

Charity bersama Yayasan Rumah Lentera

Ditengah-tengah kami, Iwik hanya mampu di gerbang SD